Frozen Heart

      Dia, dia adalah seorang anak yatim piatu yang di besarkan oleh keluarga sederhana. Dia bernama Rosalia, keluaraga itu mengadopsi Rosalia karena ingin memiliki seorang anak.
berjalannya waktu, tuhan mengaruniai keluarga itu dengan seorang anak pria yang di beri nama Elmonatan Vernando. Berjalannya dengan waktu pula, rosalia mulai di acuhkan oleh heluarga tersebut saat umur Rosalia yang beranjak 5 tahun.
     Tapi dengan sabar Rosalia menjalani hidupnya, dengan ikhlas dia menerima semua perlakuan orang tua angkatnya terhadap dirinya. Di umur Rosalia yang mulai beranjak dewasa, keluarga tersebut memperlakukan Rosalia layaknya seorang pembantu, karena tingkah kedua orang tua Elmo, yang memperlakukan Rosalia secara tidak benar. Elmo mulai membela Rosalia, tidak seperti kedua orang tuanya Elmo lebih bersikap lembut pada Rosa.
     Tapi sikap baik Elmo pada Rosa di tentang oleh kedua orang tua Elmo, karena Elmo masih berusia 14 tahun saat itu Elmo hanya bisa mengikuti printah kedua orang tuanya. Hidup Rosa amatlah menderita, setiap ada waktu luang dia selalu menangis di bawah pohon anggur di halaman belakang rumah keluarga Elmo, dia berharap hidupnya segera berakhir. Angin yang begitu sejuk akhirnya dapat membuat Rosa tertidur pulas di bawah pohon anggur tersebut, dia bermimpi bertemu dengan seorang wanita tua, menurutnya wanita tua itu tadaklah asing baginya. Tiba-tiba nenek tersebut berkata padanya "Kau petik buah anggur di atas tanah dan kau punggut batu di langit untuk menukarnya. Dia tidak berkuasa baik hatinya, dan Dia yang meminta pasti di turuti." Tetapi Rosa tidak tahu apa maksud perkataan nenek tersebut, berhari-hari Rosa terus berusaha mengartikan setiap perkataan nenek tersebut.
        Akhirnya dengan susah payah Rosa menemukan artinya, "seseorang yang tidak berbaik hati akan memiliki hati yang sekeras batu, dan seseoranga lainnya yang selalu baik hati akan mendapat imbalannya." Rosa butuh berhari-hari mencari buku yang dapat menerjemahkan perkataan tersebut, akhirnya Rosa lebih memilih bertingkah jujur dan rendah hati terhadap orang tua angkatnya. Tetapi orang tua angkatnya tidaklah merubah sikapnya, dan saat musim panen anggur tiba, Rosa bertanya pada ibu angkatnya apakah dia boleh mencoba sebutir buah anggur tersebut, tapi jawabannya sungguh membuat hati kecilnya patah, yang di dapatnya hanyalah cemo'ohan dan amarah.
      Rosa sudah lelah akan semua perlakuan kedua orang tua angkatnya, dia pun berdoa pada tuhan supaya apa yang benar tetaplah benar dan yang salah mendapat imbasnya. beberapa hari kemudian, ayah angkatnya tiba-tiba terkena serangan jantung dan akhirnya membuat dia melepas nafasnya. seminggu setelahnya, ibu angkatnya sakit keras. Dan saat di periksa oleh dokter, betapa terkejutnya Rosa dan Elmo bahwa hati sang ibu perlahan-lahan berubah menjadi batu. Dokter bilang penyakit ini sangatlah langka, dan tidak ada obatnya, setelah berminggu-minggu sakit. Akhirnya Rosa bermimpi, di datangi oleh nenek yang sama pada waktu itu, bahwa batu bisa hancur karena adanya air. Seketika Rosa berfikir, apakah hati ibu angkatnya yang berubah menjadi batu dapat menjadi normah apa bila ia bisa mencintai Rosa setulus hati? karena cinta itu ibaratkan air.
      Akhirnya semua cara telah rosa coba supaya ibunya dapat mencintainya dengan sepenuh hati, tapi dia gagal. Ibu angkatnya menolak itu semua dan memilih untuk tertidur pulas untuk selama-lamanya.

Tamat. :)





Komentar

Postingan populer dari blog ini

harga dari sebuah kepercayaan

imajinasi