Last night (cerpen)



            Hari ini aku tak melihat ibu, dimana dia? kuharap dia baik-baik saja..
ku terus menunggu ibu di dalam kamar ku, karena tadi ayah menyuruh ku menunggu ibu di kamar, dan dia melarang ku pergi meninggalkan rumah..
malam ini aku hanya bisa berdoa yang terbaik untuk kedua orang tua ku, di dalam kamar,tiba-tiba aku mendengar teriakan seorang wanita di sana, entah itu ibu atau bukan.. suaranya begitu tak asing bagi ku, tapi apa aku salah dengar?, karena akhir-akhir ini di setiap malam, aku selalu mendengar teriakan seseorang di sana dengan nada rintih yang memilukan, tapi malam ini sungguh berbeda.. suasana di luar sana jauh lebih menakutkan, dari yang ayah katakan.

       Terkadang aku merindukan sekolah, karena sudah 3 tahun aku tinggal di dalam rumah tanpa bersosialisasi, tapi suasana di luar sana semakin hari semakin membuat ku takut untuk beranjak keluar, jangan kan keluar.. mengintip di jendela pun aku tak berani, bila teringat cerita ayah..
"tok..tok..tok" suara daun pintu ku berketuk keras, kuharap itu ibu.. dan ternyata benar, aku sangat senang melihatnya kembali  walau dengan keadaan yang berbeda di dalam pelukan ayah.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

harga dari sebuah kepercayaan

imajinasi

Frozen Heart